Rabu, 19 Mei 2010

CINTAKU YANG SALAH

cintaku yang salah
yang tak dapat ku hindari
seharusnya tak boleh kau kudekati
seharusnya tak boleh kau kucintai
seharusnya tak boleh kau ku mimpi
kau yang terus mendekat
kau yang semakin lekat
betapa ingin kau kujauhi
tapi mengapa sulit kulalui
sulit kuterima
aku akan sia-sia
jangan pergi walau ku tahu semua
serba tak pasti
tapi sungguh tak ingin
aku kau tinggalkan sendiri

Kamis, 22 April 2010

Untuk mu Kekasih

Ketika semua orang bergurau
hatiku galau bertemu dengan mu
Setelah tiga puluh tahun berlalu
Terasa seperti mimpi
Terlintas lagi saat-saat bertemu
terbayang kembali tatap mesramu
Aku memang tak dapat melupakanmu
Kau satu-satunya yang begitu lekat
Betapapun aku berusaha dengan yang lain
kau tetap mengisi kalbuku
Aku ingin menjerit saat kau datang
Tahukah kau betapa ingin aku memelukmu
Kasihku yang tak sampai
kasih ku yang tertunda dan tersimpan
Selama tiga puluh tahun dalam kalbuku

Senin, 08 Februari 2010

gelisah ku sendiri
dalam ketakutan akan kuasaMu
malu ku ingin sembunyi
tapi kemana akan ku pergi
Kau maha tau ya Illahi Rabbi
aku melangkah jauh
dan pasti kau murkai
ampuni Aku ya Allah
Jaga Aku.....
Lindungi Aku....
Jangan lagi sampai aku keliru
Aku tak dapat menahan malu dari mu
Masih adakah tempatku di dekatmu?
Masih maukah kau mengampuni aku?

Minggu, 13 Desember 2009

terdiam aku termangu
tak berhenti hanya disini
tiba-tiba terasa sepi
aku sendiri.....

Tiba-tiba semua terasa
kupandangi tiga pasang mata yang jernih
menatapku penuh tanya
Aku rapuh Tuhan....

Kucari tanganMu.....
tempatku bersandar
kala hatiku lemah

Dalam lelap ku....

Aku ingin bermimpi
Tenggelam dalam Asa
Asa yang mungkin tak kan pernah
ada dan ku miliki
Aku melangkah begitu jauh
Aku melangkah tak ingin berhenti
Dalam Lelap aku tenggelam
Dalam lelap aku hidup
Dalam lelap aku lari
Dalam lelap kubangun dunia
Dalam lelap aku berbeda
Dalam lelap aku menjadi yang kudamba
Dalam lelap aku bahagia
Dalam lelap kau ada dalam setiap helaan napasku

Ketika lelap ku pergi
Tetes-tetes bening ini mengalir
Asa ku tak pernah akan kumiliki...

Rabu, 02 Desember 2009

Kucari dirimu wahai sang Khalik

Tenggelam aku dalam gulana
Gelap dalam kesedihan yang tak dapat kuhindari
Sungguh tak ingin kusesali
Sungguh tak ingin kutangisi
Namun tak dapat aku berpaling

Aku merasa Gelap dan terpuruk
dalam lubang dalam
aku terus mencari pijakan kakiku
namun aku tenggelam semakin dalam
lunglai dalam perih luka yang dalam

Berdiriku tak lagi tegak
langkah ku tak lagi pasti
tak dapat kupanggil gelak dan tawa
tak bisa ku gapai senyumku
aku lunglai.....

Adakah ini semua datang dari Mu
Apakah yang KAU inginkan dari ku
Diantara tetes-tetes bening yang mengalir
aku masih tetap berusaha menyebut NAMAMJ
Masih ku coba tak pergi dari MU

Mengapa KAU belum datang juga
Aku mulai lelah Menunggu MU
aku mulai lelah Menanti
Takdir baik yang mengangkat beban
Takdir mu yang hadir membawa kembali senyumku

Selasa, 03 November 2009

hati yang terikat

untuk seseorang yang selalu kupanggil "Opa"

kau tak pernah tahu,
saat hatiku terbelah
saat ingatanku padamu ada
dalam setiap helaan napasku

kau membuatku tak dapat berpaling
kau ikat hatiku hanya untukmu
Aku tak peduli
Telah ku beri hatiku untukmu
aku tak dapat berpaling
ku biarkan kau terus ada dalam
setiap helaan napasku
aku tak ingin lupakan dirimu