Minggu, 13 Desember 2009

terdiam aku termangu
tak berhenti hanya disini
tiba-tiba terasa sepi
aku sendiri.....

Tiba-tiba semua terasa
kupandangi tiga pasang mata yang jernih
menatapku penuh tanya
Aku rapuh Tuhan....

Kucari tanganMu.....
tempatku bersandar
kala hatiku lemah

Dalam lelap ku....

Aku ingin bermimpi
Tenggelam dalam Asa
Asa yang mungkin tak kan pernah
ada dan ku miliki
Aku melangkah begitu jauh
Aku melangkah tak ingin berhenti
Dalam Lelap aku tenggelam
Dalam lelap aku hidup
Dalam lelap aku lari
Dalam lelap kubangun dunia
Dalam lelap aku berbeda
Dalam lelap aku menjadi yang kudamba
Dalam lelap aku bahagia
Dalam lelap kau ada dalam setiap helaan napasku

Ketika lelap ku pergi
Tetes-tetes bening ini mengalir
Asa ku tak pernah akan kumiliki...

Rabu, 02 Desember 2009

Kucari dirimu wahai sang Khalik

Tenggelam aku dalam gulana
Gelap dalam kesedihan yang tak dapat kuhindari
Sungguh tak ingin kusesali
Sungguh tak ingin kutangisi
Namun tak dapat aku berpaling

Aku merasa Gelap dan terpuruk
dalam lubang dalam
aku terus mencari pijakan kakiku
namun aku tenggelam semakin dalam
lunglai dalam perih luka yang dalam

Berdiriku tak lagi tegak
langkah ku tak lagi pasti
tak dapat kupanggil gelak dan tawa
tak bisa ku gapai senyumku
aku lunglai.....

Adakah ini semua datang dari Mu
Apakah yang KAU inginkan dari ku
Diantara tetes-tetes bening yang mengalir
aku masih tetap berusaha menyebut NAMAMJ
Masih ku coba tak pergi dari MU

Mengapa KAU belum datang juga
Aku mulai lelah Menunggu MU
aku mulai lelah Menanti
Takdir baik yang mengangkat beban
Takdir mu yang hadir membawa kembali senyumku